Sup Krim Brokoli

Sup Krim Brokoli.

Sederhana, cukup membuat roux dari mentega dan tepung, setelah diaduk dicampur dengan susu cair dan kaldu. Terakhir masukkan keju cheddar, garam dan lada secukupnya. Potongan brokoli dengan ukuran sedang yang telah direbus dimasukkan kedalam roux. Terakhir taburkan keju parmesan dan irisan daun petersely. Tepat untuk dinikmati sebagai menu sarapan.

View on Path

Advertisements

Pindang Serani Kepala Kakap

Segarnya Pindang Serani.

Yang tinggal di Pantai Utara Jawa pasti tidak asing dengan olahan Pindang Serani, terutama di Indramayu, Pekalongan dan Jepara. Di ketiga kota tersebut Pindang Serani menggunakan kepala ikan Manyung atau juga daging ikan tengiri.
Di Sumatera khususnya Palembang juga mengenal Pindang Serani, bedanya beberapa bumbu dibakar terlebih dulu. Ikan yang digunakan juga berbeda yaitu ikan patin atau bisa juga udang galah.
Rasa Pindang Serani mengingatkan saya pada tom yum terutama kuah yang asam dan segar. Bisa jadi Pindang Serani mengadaptasi masakan thai tersebut.
Foto yang saya unggah adalah eksperimen Pindang Serani menggunakan Kepala Kakap Merah. Karena memang sulit mendapatkan kepala ikan manyung di Jakarta. Ternyata enak juga lhoh. Terutama daging di bagian pipi kepala kakap merah yang lembut dan gurih.

View on Path

Wah.. Ada Tauto Kolari di Depok

Wah.. Ada Tauto Kolari di Depok.

Soto Tauco atau Tauto adalah makanan khas Pekalongan. Kolari adalah salah satu warung tauto yang ada di Pekajangan, sekitar 15 menit dari kota Pekalongan.
Kolari berbeda dari tauto pada umumnya karena kuahnya lebih ringan. Satu lagi yang berbeda adalah campuran taoge segar.
Pagi ini istriku memasak tauto bergaya Kolari tersebut. Jika berkenan mencoba silahkan mampir ke rumah kami di cimanggis Depok.

View on Path

Ketan Sirkayan, Citarasa Minang Dalam Kuliner Pekalongan

image

Ketan Sirkayan, citarasa minang dalam kuliner pekalongan.

Di negeri minang, kuliner ini disebut ketan srikaya dengan toping berwarna lebih merah dibanding sirkayan. Selain itu, ketan srikaya cenderung padat tidak berkuah seperti sirkayan.

Saya cukup yakin jajan ini hadir di pekalongan dibawa oleh para perantau asal negeri minang. Ada beberapa penyebar ajaran islam yang merantau ke pekalongan diantaranya adalah buya Ghafar Ismail dan buya ahmad rasyid sutan mansyur.

Ketan Sirkayan dibuat dari ketan yang diolah dengan santan sehingga terasa gurih. Sedangkan toping sirkayan adalah kocokan telur yang dicampur dengan gula jawa, gula pasir serta santan cair. Cara memasaknya adalah dikukus dengan api sedang.

Seperti halnya di padang, jajanan ini populer saat bulan puasa. Waktu saya kecil, embah saya sering menyajikan ketan sirkayan dengan roti tawar Purimas untuk menu berbuka puasa.

Lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh

Beruntung sekali Ramadan saya kali ini, istriku masih terus bersemangat memasak enak di tengah-tengah bulan Ramadan. Menu yang disajikan untuk buka puasa hari ini adalah Lontong Cap Go Meh, sebuah produk kuliner adaptasi peranakan tionghoa dan jawa.
Konon, para pria tionghoa yang merantau ke nusantara banyak bermukim di pesisir pantai utara Jawa. Mereka menikahi gadis-gadis ayu asal tanah jawa hingga asimilasi antara dua budaya tersebut juga terjadi pada hal makanan.
Istriku memasak Lontong Cap Go Meh dengan menu cukup lengkap terdiri dari lontong, sayur lodeh terong, opor ayam kampung, sambal goreng ati, hingga telor dengan bumbu abing. Sayangnya tak ada bubuk kedele sehingga lontong Cap Go Meh terasa lebih encer. Lidah saya cukup puas dimanjakan menu ini. Sedaaappp…

View on Path