Sarapan Tauto Ayam Di Pekalongan

Kebanyakan orang mengenal Tauto menggunakan daging sapi atau kerbau, dan belum tentu semua orang menyukainya. Padahal ada lho Tauto ayam.

snapseed
Tauto Ayam Bu Nanuk Pekalongan
Menikmati Tauto ayam rasanya lebih ringan ya dibanding Tauto daging. Bumbu yang digunakan masih sama, yang membedakan hanyalah penggunaan daging ayam, biasanya juga diberi usus goreng. Jika beruntung Anda juga bisa meminta tambahkan telor muda atau yang biasa disebut peranakan/uritan.

Berikut ini warung Tauto ayam yang saya rekomendasikan bagi Anda yang ingin mencoba

1. Tauto Ayam Bu Nanuk

Lokasinya pas di belakang Monumen Pekalongan, tak jauh dari jalan raya Pantura.

2. Tauto Ayam H Wahyudi

Berada di komplek lapangan tenis Sinar Selatan. Tepatnya di samping Plasa Pekalongan (Matahari dept store)

3. Tauto Ayam  Kospin Jasa

Jika Anda tahu kantor pusat Kospin Jasa maka warung ini berada tepat di sampingnya. Warungnya nyempil di ujung gang Poncol.

Advertisements

Jalur Alternatif Comal – Pekalongan

peta jalur alternatif comal - pekalongan

Mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut lebaran. Pulang dari perantauan khususnya dari Jakarta menuju kampung halaman masing-masing untuk bertemu sanak keluarga.

Pada mudik 2016 diperkirakan ada jalur yang akan mengalami macet yaitu jalur pantai utara tepatnya di jembatan Sipait, Sragi, Kab Pekalongan. Jembatan tersebut masih dalam perbaikan dan diperkirakan belum selesai hingga saat masa mudik dimulai.

Untuk itu saya buatkan peta GPS (global positioning system) yang menggunakan google maps supaya bisa membantu para pemudik untuk menghindari kemacetan yang diperkirakan akan panjang.

Jalur tersebut bisa ditempuh saat pemudik melewati jembatan Comal langsung belok jalan ke kanan melewat jalan raya menuju Bodeh. Pemudik akan saya arahkan menuju Sragi lalu ke Bojong dan akhirnya kembali ke Jalan pantai utara tepatnya di Wiradesa.

klik disini untuk mendapatkan panduan google maps. https://goo.gl/maps/nEfzekfrTUN2

Semoga peta ini dapat membantu para pemudik mendapatkan informasi jalur alternatif menuju kampung halamannya masing-masing.

Jangan lupa mencoba kuliner di spanjang jalur alternatif tersebut. Baca rekomendasinya di sini. https://rahatan.wordpress.com/2016/06/29/kuliner-di-jalur-alternatif-comal-pekalongan/?relatedposts_hit=1&relatedposts_origin=312&relatedposts_position=0

 

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon maaf lahir dan batin.

 

Shan’a, Arabian Resto di Cibubur

image

Saya buka pintu, pada langkah pertama langsung disambut wajah tak asing lalu kami saling tunjuk.. “Kamu… …” Kami sama sama saling mengingat wajah dan nama. Ya, ternyata pemilik Shan’a arabian resto adalah Zed kakak kelas saya semasa SMP. Kami saling bersambut hangat, bersalaman.

Sambil berbincang saya memilih menu, pilihan saya jatuh pada nasi kabsah kambing dan istriku memilih nasi mandi kambing. Untuk minuman Zed merekomendasikan teh adeni. Zed cerita awal dia terjun ke bisnis kuliner adalah ide istrinya yang telah berguru masakan arab langsung di negeri asalnya.

Suara bel menyela perbincangan kami, tanda pesanan kami telah siap. Zed menawarkan makan tanpa sendok, menurutnya sunnah rasul dan saya terima tawaran tersebut. Di meja telah tersaji pesanan kami didampingi sambal dan acar. Kata Zed, hati hati sambalnya “nylekit” menjelaskan rasa sambal yang pedas asam.

image

Dari suapan pertama nasi kabsah sudah terasa kualitas masakan yang prima, begitu pula dengan olahan kambingnya. Menurut zed, dia memilih daging domba umur enam bulan. Untuk mendapatkan kualitas daging yang bagus maka cara memotong dan menguliti domba juga sangat diperhatikan.
Saya sempat pula mencicipi nasi mandi. Saya lebih cocok pada nasi mandi dibanding nasi kabsah, bumbu terasa lebih ringan. Zed menjelaskan untuk nasi mandi kambing dimasak dengan arang bakar. Sayangnya acar yang tersaji bukan zalatah (acar timun dan bawang yang dimasak dengan uap panas arang).

image

Perbincangan kami diselingi guyonan khas krapyak kampung asal zed dilahirkan. Ketika saya tanya,”dimana wastafelnya?” Zed menjawab, “wastafele tak gowo mrene bae pok?” Ya, begitulah gaya berbincang orang krapyak, nylekit seperti sambal yang pedas asam.
Makan malam hari ini saya tutup dengan menyeruput teh adeni, teh dengan campuran susu dan rempah. Aroma kapulaga sangat terasa namun tak mengganggu teh dan susunya. Biasanya ketika minum teh dengan susu akan terasa eneg namun teh adeni berbeda. Top!
Sebelum berpisah zed berpesan, jika mau mencoba gule kacang ijo ala ma yeh (pak saleh krapyak) tinggal telpon, zed akan buatkan khusus buat saya. Wis, alamat bolak balik saya ke shan’a arabian resto.

Shan’a arabian resto
Ruko City Walk Citra Gran Blok CW 11 No.12-15

Sedepan Pekalongan di ibukota.

Orang Pekalongan atau yang biasa disebut OPEK memang tak bisa dijauhkan dari menu sedepan. Tak pelak ini menjadi peluang bagi sebagian orang Pekalongan yang bermukim di Jakarta untuk berbisnis rumah makan yang menyediakan menu khas Pekalongan.

Beberapa rumah makan menu khas Pekalongan sudah pernah kusambangi, namun tak semua memiliki citarasa yang otentik. Saya mencatat ada dua rumah makan khas Pekalongan yang layak dijadikan referensi.

Rumah Makan Sewun

image

Setiap kali berkunjung ke rumah makan Sewun, tempat pertama yang saya kunjungi adalah dapurnya. Saya menyampaikan pesanan menu makan langsung kepada si empunya rumah makan. Bu asma namanya, perempuan paruh baya yang berasal dari pemalang namun memiliki keluarga di kampung poncol pekalongan.

Menu favorit yang selalu saya pesan ke bu Asma adalah lontong glabed, semacam opor dengan krupuk mi dan sambal goreng tempe. Lauk tambahannya juga sederhana cuma telur rebus. Nah, istriku selalu memilih nasi megono lengkap terdiri dari megono, lembarang tempe, tahu tauco, daging srundeng, potongan timun dan sambal. Supaya adil di tengah perjalanan kami bertukar piring.

Tak hanya dua menu di atas. Masih ada tauto, nasi kebuli acar nanas, dan sebagainya. Untuk camilan ada bubur lolos, bongko mentoek, bongko gedang, roti amir (kamir), lapis, dan roti maryam. Maka sudah jaminan perut Anda tak kan sanggup menampung semua menu tersebut.

RM Sewun
Jl raya condet
(samping masjid sholihin)
08179581246

Rumah Makan Bumbu Pekalongan

image

Dari timur Jakarta kita harus menempuh perjalanan 1 jam ke Summarecon Serpong untuk bisa menikmati sajian nikmat khas Bumbu Pekalongan. Tapi Anda tak bakal menyesal karena hampir semua menunya sangat menggugah selera.

Saya pernah mencoba gado gado siram yang mengingatkan saya pada gado gado pak amsor pesindon atau pak nurdin jl sultan agung. Adapula tauto yang bisa pilih daging atau ayam. Yang unik rumah makan ini juga mengimport seriping dan ikan pari asap langsung dari Pekalongan. Sajian lainnya adalah sotong dan ayam goreng.

Untuk nasi megono disajikan dalam bungkusan daun pisang seperti nasi megono yang dijual untuk sarapan di pekalongan. Yang tak pernah saya lewatkan adalah tempe goreng dan tahu sumpel (isi) beserta sadek dan sambel kecapnya. Jika beruntung ada pisang goreng dari pisang kepok manis sebagai penutup.

Rumah Makan Bumbu Pekalongan
Ibu Evi
Ruko Berryl
Jl Kelapa gading selatan
Summarecon serpong
021 546 2325

Wah.. Ada Tauto Kolari di Depok

Wah.. Ada Tauto Kolari di Depok.

Soto Tauco atau Tauto adalah makanan khas Pekalongan. Kolari adalah salah satu warung tauto yang ada di Pekajangan, sekitar 15 menit dari kota Pekalongan.
Kolari berbeda dari tauto pada umumnya karena kuahnya lebih ringan. Satu lagi yang berbeda adalah campuran taoge segar.
Pagi ini istriku memasak tauto bergaya Kolari tersebut. Jika berkenan mencoba silahkan mampir ke rumah kami di cimanggis Depok.

View on Path

Ketan Sirkayan, Citarasa Minang Dalam Kuliner Pekalongan

image

Ketan Sirkayan, citarasa minang dalam kuliner pekalongan.

Di negeri minang, kuliner ini disebut ketan srikaya dengan toping berwarna lebih merah dibanding sirkayan. Selain itu, ketan srikaya cenderung padat tidak berkuah seperti sirkayan.

Saya cukup yakin jajan ini hadir di pekalongan dibawa oleh para perantau asal negeri minang. Ada beberapa penyebar ajaran islam yang merantau ke pekalongan diantaranya adalah buya Ghafar Ismail dan buya ahmad rasyid sutan mansyur.

Ketan Sirkayan dibuat dari ketan yang diolah dengan santan sehingga terasa gurih. Sedangkan toping sirkayan adalah kocokan telur yang dicampur dengan gula jawa, gula pasir serta santan cair. Cara memasaknya adalah dikukus dengan api sedang.

Seperti halnya di padang, jajanan ini populer saat bulan puasa. Waktu saya kecil, embah saya sering menyajikan ketan sirkayan dengan roti tawar Purimas untuk menu berbuka puasa.